Jadilah the winner yang
hanya mengharapkan pertolongan dari Allah, bukan dari manusia. Jadilah the
winner yang hanya mengharapkan kekayaan dari Allah, bukan kekayaan dari
manusia. Jadilah the winner yang hanya mengharapkan rezeki dari Allah, bukan
rezeki dari manusia. Sehingga kita tak lagi perlu merengek kepada manusia,
mengemis belas kasihannya, agar kebutuhan kita terpenuhi oleh pemberiannya.
Rezeki ada di segala arah, jikalau kita yakin dan bersungguh-sungguh
untuk mendapatkannya.
Lihatlah
Rasulullah Saw. Beliau memberikan kita contoh bagaimana rezeki itu didapatkan
dengan jalan perdagangan, bukan peminta-minta.
Sehingga beliau besabda : "Lebih
baik seseorang bekerja dengan mengumpulkan seikat kayu bakar di punggungnya
dibanding dengan seseorang yang meminta-minta (mengemis) lantas ada yang
memberi atau enggan memberi sesuatu padanya." (HR. Bukhari no. 2074)
Marilah kita bekerja keras
dengan apa yang kita punya. Syukuri dengan kelengkapan anggota tubuh kita,
untuk mencari rezeki yang halal dan baik. Berapa banyak mereka yang anggota
tubuhnya tidak lengkap, tapi tetap bekerja keras mencukupi nafkah.
Mudah-mudahan tausiah ini menjadi motivasi kita untuk mensyukuri nikmat-Nya,
dengan memberikan kemampuan terbaik kita, tak hanya bisa mencukupi kehidupan di
dunia, melainkan juga kehidupan di akhirat kelak. Aamiin...
silahkan klik juga :